Selasa, 06 Maret 2012

Konsep Kebudayaan Dan Peradaban


BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
  Alhamdullilah makalah ini dapat selesai berdasarkan hasil diskusi, pembahasan nya tentang sejarah. Dimana keterangan yang telah terjadi dimasa lampau atau kejadian- kejadian masa sulam yang diabadikan dalam laporan- laporan tertulis.
Dalam makalh ini akan dibahas tentang apa itu sejarah, peradaban dan kebudayaan serta pengertian sejarah menurut para ahli.

B. TUJUAN
Makalah ini penulis sajikan  bertujuan agar mahasiswa/I memahami tentang sejarah, peradaban, hubungan kebudayaan dan peradaban. Dimana kata peradaban sering kali diberi arti yang sama dengan kebudayaan.
Setelah membaca makalah yang kami susun ini, semoga mahasiswa/I termotivasi untuk lebih giat lagi dalam menimba ilmu pengetahuan.

BAB II
MENGENAL KONSEP SEJARAH,
 KEBUDAYAAN DAN PERADABAN
A.    Pengertian sejarah , peradapan dan kebudayaan islam serta pentinya mempelajarinya
1.      Pengertian Sejarah
Sejarah dalam bahasa arab, tarikh atau histori, inggris adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan kronologi berbagai peristiwa.
Defenisi serupa di ungkapkan oleh Abd.Al-Rahman AS Sakhawi. Bahwa sejarah adalah seni berkaitan dengan serangkaian anekdot yang berbentuk kronologi perisriwa.
Sejarah Louis Gottschalk dalam bukunya Understanding History: a primer of Historiad Method, menjelaskan pengertian sejarah. Sejarah dalam bahasa inggris history berasal dari kata benda yunani history yang berarti ilmu.
Dalam penggunaannya oleh filosof yunani, Aristoteles, istory berarti suatu penjelasan sistematis mengenai gejala alam, baik susunan kronologi yang merupakan factor atau tidak didalam penjelasan.
Adapun menurut defenisi yang umum, kata history kini berarti masa lampau umat manusia.
Menurut Gottschall, pengertian sejarah tidak lebih dari sebuah rekaman peristiwa masa lampau manusia dengan segala isi.
Menurut Ibn Khaidun (t-th:4), berpandangan bahwa sejarah tidak hanya difahami sebagai suatu tekanan peristiwa masa lampau, tetapi juga penalaran kritis untuk menemukan kebenaran suatu peristiwa masa lampau.
Unsure penting dalam sejarah adalah:
·         Adanya peristiwa.
·         Adanya batasan waktu yaitu masa lampau, adanya pelaku yaitu manusia.
·         Dan daya kritis dari peneliti sejarah.

Menurut Sartono Kartodirjo dalam bukunya “Pendekatan Ilmu social dalam metodologi sejarah, membagi pengertian sejarah yaitu sejarah pada pengertian subjektif dan objektif:
Ø  Sejarah dalam arti subjektif, adalah suatu kontruk yakni bangunan yang disusun penulis suatu uraian atau cerita disebut subjektif tidak lain karena sejarah memuat unsure-unsur dan isi subyek (pengarang penulis).
Ø  Sejarah dalam arti objektif, artinya menunjuk kejadian atau peristiwa itu sendiri yakni proses sejarah dalam aktualitasnya. Kejadian itu sekali terjadi tidak dapat diulang atau terulang lagi.
a.       Karakter Sejarah
Karakter sejarah dngan disiplinya dapat dilihat berdasarkan 3 orientasi
1.      Sejarh merupakan pengetahuan mengenai kejadian-kejadian , peristiwa –peristiwa dan keadaan manusia dalam masa lampau dalam kaitanya masa kini.
2.      Sejarah merupakan pengetahuan mengenai tentang hukum-hukum yang tampak menguasai kehidupan masa lampau, yang diperoleh melalui penyelidikan dan analisis atau peistiwa-peristiwa masa lampau.
3.      Sejarah sebagai falsafah yang didasarkan kepada pengetahuan tentang perubahan-perubahan masyarakat.
b.      Kegiatan Sejarah
Sejarah mempunyai beberapa kegunaan di antaranya antara lain :
1.      Untuk kelestaria identitas kelompok dan memperkuat daya tahan kelompok itu bagi kelangsungan hidup.
2.      Sejarah berguna sebgai pengambilan pelajaran dan tauladan
3.      Berfungsi sebagai sarana pemahaman mengenai hidup da mati.


v    Pengertian sejarah menurut para ahli
a.    J.v Bryce
Sejarah yaitu catatan apa yang telah dipikirkan , dikatakan
b.   Ibnu Khaldun ( 1332-1406)
“ Sejarah didefinisikan sebagai catatan tentang masyarakat umu manusia yang terjadi pada waktu/ sifat masyarakat itu.
c.    Muhammad Yamin
     “ Sejarah yaitu suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil  penyelidik beberap peristiwa yang dapat dibuktkan dengan bahan kenyataan

BAB III
KONSEP KEBUDAYAAN DAN PERADABAN

A.    Pengertian Kebudayaan
Dalam Oxford Current English, diuraikan bahwa kata kebudayaan semakna dengan culture yang memilliki pengertian beragam.
Pengertian Culture dapat difahami:
*      Bahwa kebudayaan adalah pembangunan yang didasarkan pada kekuatan manusia, baik pembangunan jiwa, pikiran, dan semangat melalui latihan dan pengalaman, bukti nyata pembangunan intelektual seperti seni dan pengetahuan.
*      Dalam tulisan Jaih Mubarok, defenisi kebudayaan diantara yang terbaik sebagaimana dibuat oleh E.B Taylor bahwa, budaya adalah That Complex whole which includes knowledge, belif, art, morals, laws, custom and any other capabilities and habits acquired by man as a member of society, yaitu (keseluruhan yang komplek yang meliputi pengetahuan, kepercayaan seni, moral, hokum, adat serta kemampuan dan kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai bagian dari masyarakat.
*      Secara singkat, sebagaimana difahami secara umum, kebudayaan adalah “semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat”.
-          Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan (material culture) yang diperlukn oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar hasilnya dapat digunakan untuk keperluan masyarakat.
-          Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berfikir orang-orang yang hidup bermasyarakat, antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan.

B.     Hubungan Kebudayaan dan Peradaban
1.                     Pengertian Peradaban Islam, adalah terjemahan dari kata arab “Al-Hadharah Al-Islamiyyah. Kata arab ini sering diterjemahkan kedalam bahsa Indonesia dengan kebudayaan islam. Kebudayaan dalam bahasa Arab adalah Ats-Tsaqafah. Dalam perkembangan ilmu antropologi sekarang kedua istilah di Indonesia, juga di arab dan barat masih banyak yang menyinonimkan dua kata kebudayaan.
-          Kebudayaan (Arab, ats-tsaqafah: inggris kultur) dan
-          Peradaban (Arab, alhadharah: inggris, cirilization)
Kedua istilah diatas dibedakan bahwa kebudayaan adalah bentuk ungkapan tentang semangat mendalam suatu masyarakat.
Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan mempunyai 3 wujud yaitu:
1.      Wujud Ideal
   Yaitu wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks ide-ide, gagasa, nilai-nilai, norma-  norma, peraturan-peraturan dll
2.      Wujud Kelakuan
    Yaitu kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3.      Wujud Benda
          Yaitu wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya.

Hubungan antara kebudayaan dan peradaban dalam study ini, menurut pendapat Oswald Spingler yang dikutip Samuel P. hungtington bahwa:
-          Kebudayaan adalah untuk menunjukkan upaya manusia yang masih terus berlanjut, sedangkan peradaban untuk menunjukkan titik akhir dari kegiatan.
Peradaban mengandung pengertian yang labih luas sebagaimana puncak, spirit keseluruhan, dan bersifat universal, sebagai karakter umum dari sebuah zaman dan titik akhir dari berbagai proses kebudayaannya.

2 komentar: